Tips Menghadapi Pasangan yang egois di Ranjang

Berhubungan seks selayaknya berujung terhadap ke-2 belah pihak yang sama-sama puas. Namun jika hanya satu pihak saja yang melulu terpuaskan sementara satunya senantiasa tanggung tidak tuntas, tunggu. Ini mampu tandanya pasangan adalah orang yang egois di ranjang. Bagaimana cara menghadapinya?

Ciri-ciri pasangan egois di ranjang

Ciri paling khas dari orang yang egois di ranjang adalah keengganannya untuk terlibat sementara berhubungan seks. Berikut adalah beberapa beberapa syarat yang kemungkinan menjadi tandanya pasangan Anda berkenan enaknya sendiri sementara bercinta.

1. Pasangan tidak berkenan memuaskan Anda di ranjang

Pasangan mampu menjadi orang yang egois di ranjang ketika ia terus-terusan menghendaki Anda memfokuskan rangsangan terhadap dirinya, tetapi jadi ogah-ogahan atau menolak giliran Anda minta perihal yang sama.

Keegoisan pasangan terhitung mampu diamati dari tabiatnya yang bahagia memerintah atau menyuruh Anda di ranjang untuk melaksanakan ini-itu supaya ia mampu klimaks secepatnya dan lebih dulu. Namun nyatanya hingga akhir Anda tidak terhitung gantian dipuaskan.

Mungkin terhitung mereka enggan bergerak amat banyak supaya memilih posisi yang paling sedap buat dirinya sendiri sementara Anda kepayahan. Pasangan terhitung terhitung orang yang egois jika bahagia menghendaki bercinta di sementara Anda tengah sibuk, capek, atau sekadar tidak berminat saja.

2. Anda tidak dicium selama berhubungan seks

Terlihat sepele memang. Namun jika pasangan tidak berkenan mencium Anda selama bercinta, atau jadi telah mengambil keputusan “aturan” tidak berkenan ciuman di atas ranjang, ia adalah orang yang egois.

Berciuman tidak hanya meningkatkan gairah seks, tetapi terhitung sekaligus jadi pertanda bahwa aktivitas ranjang Anda berdua amat didasari ketulusan, rasa cinta, dan kasih sayang.

Bila pasangan tidak dicium serupa sekali, bahkan di pipi sekali pun, mampu menjadi tujuannya bercinta hanya semata untuk memuaskan nafsu seksnya seorang.

3. Langsung tidur sehabis seks

Mungkin Anda melihatnya sebagai rasa penat sehabis “olahraga malam”. Namun, langsung tidur terlelap sehabis seks adalah tandanya keegoisan di ranjang yang paling umum.

Berhubungan seks sebetulnya kudu stamina tinggi supaya setelahnya lumrah jika terasa capek. Namun, pasangan yang betul sayang terhadap Anda akan menyisakan sedikit sementara untuk berbincang atau bermesraan sebentar sebagai ungkapan “terimakasih” untuk jalinan intim barusan.

Cara menghadapi pasangan yang egois di ranjang

Menurut dr. Juan Camarena, terapis pernikahan dan jalinan seksual, ada sebagian cara yang mampu dikerjakan untuk mengatasi pasangan yang egois di ranjang. Berikut caranya:

1. Ketahui pernah cara memuaskan diri sendiri

Sebelum menuntut pasangan supaya kudu terhitung memuaskan Anda di ranjang, baiknya Anda terhitung memahami pernah apa yang mampu memicu Anda klimaks.

Apakah Anda butuh ciuman, sentuhan di bagian intim lebih lama, seks oral lebih lama, atau posisi tertentu apa yang mampu buat Anda orgasme?

Setelahnya, coba arahkan dan komunikasikan dengan memahami terhadap pasangan bahwa Anda mendambakan dipuaskan dengan cara demikian. Bicarakan langsung dengan pasangan sebelum terasa bercinta.

2. Hujani pujian

Saat bercinta, pasangan Anda tentu saja bangga jika disebut “jago” atau “handal” di dalam berhubungan seks. Nah, memakai pujian ini sembari menyelipkan permintaan Anda.

Misalnya, “aku bahagia yang anda lakuin tadi. Jangan berhenti!”

Beri terhitung pujian terhadap pasangan sehabis bercinta. Katakan padanya bahwa jalinan intim akan tambah terasa memuaskan jika ia terhitung melaksanakan perihal yang Anda suka.

Dengan begitu, diinginkan ia mampu tambah yakin diri sembari melaksanakan perihal yang Anda bahagia di ranjang.

3. Evaluasi

Agar pasangan tidak egois sementara di ranjang, baiknya terapkan proses evaluasi. Evaluasi ini dikerjakan sehabis berhubungan seksual, dan menyebutkan apa yang saling disuka dan tidak disukai sementara bercinta.

Dengan begini, Anda berdua saling memahami dan akan saling mengingat apa yang kudu diperbaiki di ranjang. Jangan lupa puji pasangan Anda tiap tiap ia melaksanakan perihal yang Anda sukai sewaktu berhubungan intim.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0