Seks Bikin Luka Cepat Sembuh?

Ada beraneka fungsi bercinta yang telah terbukti secara medis. Dari kesemua fungsi tersebut, seks juga disebut-sebut bikin luka cepat sembuh. Benarkah?

Benarkah seks bikin luka cepat sembuh?

Sudah menjadi rahasia lazim kalau seks menyimpan segudang fungsi baik bagi kesehatan tubuh. Mungkin tersedia rumor yang menjelaskan seks bikin luka cepat sembuh. Namun, faktanya tidak demikian.

Supaya berhasil pulih bersama sempurna, tersedia banyak segi yang mempengaruhi sistem pemulihan luka. Faktor-faktor tersebutlah yang nantinya pilih seberapa cepat atau lambat luka dapat pulih seperti sedia kala.

Seks memang dinilai sebagai keliru satu segi yang berpengaruh terhadap penyembuhan luka, tetapi bukan semata gara-gara aktivitasnya. Kecepatan sistem penyembuhan luka terpengaruh oleh persentase hormon seks. Pada wanita yakni hormon estrogen, kala terhadap pria meliputi hormon androgen. Pasalnya, ketika gairah seks sedang meningkat, otomatis produksi hormon seks terhadap pria dan wanita juga lebih tinggi.

Kedua hormon seks tersebut punyai efek vital terhadap sistem penyembuhan luka, gara-gara dapat menyesuaikan beraneka gen yang berkaitan bersama regenerasi. Bukan cuma itu saja, hormon seks terhadap pria dan wanita juga berperan di dalam membantu produksi matriks dan gen yang berkaitan bersama keadaan luka terhadap tubuh.

Proses penyembuhan luka bergantung dari model kelamin

Baik terhadap pria dan wanita, seks ternyata berpotensi baik untuk bikin luka cepat sembuh. Hanya saja, tingkat kecepatan sistem penyembuhannya ternyata tidak serupa terhadap tiap-tiap model kelamin.

Dibandingkan pria, luka yang dialami wanita cenderung pulih di dalam kala yang lebih lambat. Penelitian yang dipublikasikan dalam FASEB Journal ini, membeberkan bahwa perihal tersebut gara-gara tingginya persentase hormon estrogen terhadap wanita.

Para peneliti dari University of California di Amerika Serikat ini, lakukan percobaan terhadap hewan coba bersama membaginya berdasarkan dua grup model kelamin. Setelah sistem penyembuhan luka berhasil dianalisis, ditemukan bahwa hormon estrogen bekerja lebih lambat di dalam mempengaruhi pertumbuhan rangkaian lipid pelindung.

Rangkaian lipid tersebut yang baru-baru ini bertugas sebagai pelindung di dalam beraneka penyakit. Termasuk untuk mempercepat sistem penyembuhan luka dan peradangan terhadap tubuh. Singkatnya, persentase hormon seks estrogen yang tinggi terhadap wanita ini yang membuat sistem penyembuhan luka tidak secepat terhadap pria.

Berbeda bersama pria, wanita punyai persentase hormon estrogen yang tinggi dan bakal konsisten bertambah seiring meningkatnya gairah seksnya. Sedangkan pria, cenderung punyai persentase hormon seks estrogen yang jauh lebih rendah.

Itulah mengapa wanita umumnya lebih kerap mengalami penyakit peradangan gawat seperti lupus dan rheumatoid arthritis ketimbang pria, tutur Gerald Weissmann, M.D, selaku pemimpin redaksi di FASEB Journal.

Faktor lain yang bikin luka cepat sembuh, selain seks

Selain dari segi hormon seks dan kesibukan seks itu sendiri, lebih dari satu perihal yang dapat bikin luka cepat pulih yakni:

  • Hindari merokok.
  • Perbanyak asupan vitamin C, vitamin A, seng, dan tembaga di dalam makanan harian yang bakal membantu mempercepat sistem penyembuhan. Misalnya dari sayur dan buah-buahan.
  • Jaga luka tetap di dalam keadaan tertutup.
  • Kelola bersama baik keadaan kesehatan tertentu yang Anda miliki, seumpama diabetes.
  • Usahakan untuk lakukan olahraga teratur. Cara ini dapat membantu tingkatkan aliran darah, dan mempercepat penyembuhan luka.

Jangan lupa untuk tetap mengonsultasikan bersama dokter berkaitan keadaan kesehatan Anda. Dokter dapat beri tambahan arahan berkenaan model olahraga terbaik yang dapat Anda lakukan, serta arahan obat yang kudu digunakan untuk mempercepat penyembuhan.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0