Kalian Harus Tau, Kenapa Pria Menolak Berhubungan Seks

Sejuta pertanyaan mungkin mondar-mandir di benak Anda begitu suami menampik ajakan Anda untuk berhubungan intim. Jangan panik dulu. Gairah seks yang mengalami penurunan sebenarnya lumrah saja, dan tidak tetap menjadi akibat dari penyakit atau problem seks tertentu, layaknya disfungsi ereksi (impotensi) contohnya. Berkurangnya minat seks lebih mungkin terjadi bila Anda berdua udah sangat terbiasa hidup bersama di dalam jangka panjang. Berikut beberapa penyebab paling umum mengapa pasangan pria Anda menampik berhubungan seks.

Penyebab pria menampik berhubungan seks and tips menghadapinya

1. Kecapekan

Ya. Kecapekan adalah alasan utama dan yang paling umum kenapa banyak pria mengambil keputusan untuk absen dulu bermain di ranjang malam. Terlebih, seks merupakan kesibukan fisik berat yang membutuhkan banyak tenaga dan membakar banyak kekuatan — apalagi hampir sama bersama berolahraga.

Tubuh lelah adalah pertanda bahwa Anda membutuhkan istirahat. Itu sebabnya setelah kecapekan dari beraktivitas seharian umumnya Anda menjadi lebih enteng ngantuk dan pilih untuk langsung tidur, daripada bercinta. Pasalnya, kecapekan berat justru mampu buat makin sulit tidur, sehingga tambah makin membawa dampak loyo tubuh Anda di keesokan harinya.

Yang mampu dilakukan: Jika pasangan Anda sedang sangat kelelahan, sebaiknya jangan paksa dirinya untuk bercinta. Jadwalkan jalinan seks Anda di lain hari. Alternatifnya, Anda mampu pilih untuk seks solo dengan kata lain masturbasi untuk kala kala ini, atau ajak pasangan untuk bercumbu bersama saling masturbasi bersama misalnya.

Apabila ia terus menerus terasa kelelahan tanpa sebab, sebaiknya langsung konsultasikan bersama dokter untuk menemukan penyebab pastinya.

2. Stres

Stres juga berpengaruh pada gairah seksual. Pasangan pria Anda mungkin menampik berhubungan stres dikarenakan pikirannya sedang kalut disibukkan oleh stres yang ia alami, mampu stres soal pekerjaan, kasus finansial, hadapi kerasnya jalanan macet, hingga mungkin stres dikarenakan emosi yang terpendam dari pertengkaran bersama Anda yang berujung alot.

Pelepasan kortisol dan adrenalin akibat stres yang terjadi di dalam kala lama mampu memerosotkan kadar testosteron. Hal ini mampu mengganggu memproduksi sperma dan mampu menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi sementara.

Yang mampu dilakukan:

Ajak pasangan Anda untuk curhat mengulas apa yang menyebabkannya stres, tetapi jangan di kala tidur. Tanyakan juga pada pasangan apa yang mampu Anda lakukan untuk membantunya melewati masa-masa sulit tersebut. Bantu pasangan untuk memecahkan kasus pekerjaannya, setidaknya menambahkan perlindungan yang bermakna untuk emosionalnya.

Berhubungan seks sebenarnya justru mampu menopang stres berkurang. Seks dapat melepas banyak hormon endorfin yang menciptakan rasa tenang dan puas untuk menekan hormon stres.

Anda mampu coba ciptakan keadaan romantis dan rayu pasangan bersama lakukan foreplay mesra, layaknya mencium, menyentuh, memeluk, membelai tubuh, menambahkan cupang, hingga menggoda, bicara nakal, berbisik, atau memuji penampilannya.

Semakin lama kala yang dihabiskan Anda berdua untuk foreplay, gairah seks makin meningkat dan sensasi orgasme yang dapat Anda alami juga makin intens.

3. Libido rendah

Mulai memasuki usia 30 tahun, kadar testosteron pria condong mengalami penurunan yang mampu pengaruhi hasratnya untuk berhubungan seks. Kondisi andropause yang sering dialami begitu menginjak usia kepala lima juga mampu membawa dampak kadar testosteronnya menurun. Testosteron rendah bisa menyebabkan sulit ereksi atau kesusahan mempertahankan ereksi  sehingga pasangan Anda condong pilih untuk menampik berhubungan seks.

Meskipun testosteron mengalami penurunan sering penuaan, libido pria juga mampu turun disebabkan oleh perihal lainnya — bila dampak samping obat tertentu (umumnya obat hipertensi dan antidepresan SSRI), problem tidur kronis layaknya sleep apnea, hingga penyakit tertentu layaknya kanker.

Yang mampu dilakukan:

Diskusikan bersama dokter untuk mungkin mendapatkan terapi hormon untuk menyembuhkan kasus testosteron rendahnya. Kebanyakan pria bersama testosteron rendah dapat diresepkan gel testosteron untuk digosokkan pada lengan atau bahunya.

Untuk kala waktu, Anda mampu menyiasati kesibukan seksual bersama teknik-teknik foreplay mesra untuk menjaga api asmara Anda berdua tetap hangat berkobar. Anda juga mampu memirsa konser bersama, memirsa film, atau apalagi makan malam romatis sembari ulangi kenangan indah di ranjang. Menambah keintiman tidak melulu harus dilakukan bersama penetrasi penis ke vagina.

4. Depresi

Depresi yang tidak terlewati mampu menyebabkan kerusakan keharmonisan rumah tangga. Pasalnya, depresi adalah salah satu pembunuh gairah seks terbesar. Depresi membawa dampak pengidapnya terasa terpuruk, nelangsa, dan putus asa, sehingga si dia mungkin pilih untuk lebih baik mengisolasi diri dari orang-orang kira-kira dan menampik berhubungan seks bersama Anda. Sebanyak 34 % pria melaporkan bahwa depresi yang mereka idap adalah penyebab hasrat seksual mereka mengalami penurunan drastis.

Selain itu, dampak samping obat antidepresan juga mampu turunkan gairah seks.

Yang mampu dilakukan:

Ajak pasangan Anda untuk mengikuti terapi tingkah laku kognitif (CBT) peranan menanggulangi depresinya. Semakin cepat, makin baik. Terapi ini mengedepankan upaya untuk menghalau asumsi dan tingkah laku negatif, menggantikannya bersama hal-hal berbau positif. Bila perlu, konsultasikan bersama dokter untuk turunkan dosis resep obatnya atau mengganti style obat yang ia pakai.

Jangan memaksakan diri untuk berhubungan seksual bersama pasangan yang sedang depresi. Bermesraan tanpa harus penetrasi seksual bisa menjadi cara yang efektif untuk tetap mengobarkan api cinta Anda berdua, layaknya berpegangan tangan, berpelukan, berciuman atau bercumbu.

Perlu diingat, orang yang depresi umumnya terasa kesepian dan terisolasi sehingga kesusahan berkomunikasi. Maka, harus usaha yang lebih giat dari Anda untuk menopang pasangan yang depresi nampak dari lubang hitamnya.

5. Mengalami kasus seksual

Kebanyakan pria yang menampik berhubungan seks punyai kasus seksual yang disembunyikannya. Yang paling umum disfungsi ereksi dan ejakulasi dini. Kedua kasus seksual tersebut membawa dampak kaum pria condong menarik diri dikarenakan risau pasangannya kecewa atau merasa malu dikarenakan diakui tidak mampu bertahan lama.

Yang mampu dilakukan:

Pada umumnya kasus, impotensi atau ejakulasi dini berakar dari kasus psikologis yang dipendamnya. Yang lainnya mungkin disebabkan oleh suatu penyakit atau keadaan yang mendasarinya, layaknya diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung.

Memang tidak dapat enteng untuk mendiskusikan kasus seksual ini. Tetapi bagaimanapun, Anda harus bicara pada pasangan Anda dan mintalah dia terbuka bersama Anda. Cobalah untuk mengatakan kepada pasangan Anda bahwa Anda mencintai dia apa adanya. Selanjutnya, yakinkan bahwa Anda dan pasangan Anda mampu menanggulangi kasus ini bersama berharap arahan paling baik dari dokter.

6. Miskomunikasi

Pasangan Anda mungkin tidak terasa terhubung bersama Anda secara emosional. Konflik rumah tangga harian yang berujung pada adu argumen mampu menjadi penyebab pria terasa ogah-ogahan untuk bermesraan bersama Anda.

Akan tetapi, miskomunikasi juga mampu terjadi kala Anda berdua di ranjang. Misalnya, Anda sebagai pihak wanita tidak dulu terasa terpuaskan dan kelanjutannya pilih untuk berpura-pura orgasme. Lama-kelamaan, normalitas ini mampu pengaruhi kepercayaan diri si pria sehingga ia pilih untuk menampik berhubungan seks. Atau mungkin sebaliknya. Justru ialah yang terasa Anda tidak mampu memuaskan hasrat seksualnya

Yang mampu dilakukan:

Selesaikanlah dulu segala konflik dan uneg-uneg yang menghendaki Anda berdua tumpahkan, tetapi lakukan di luar kamar tidur. Ajak pasangan untuk berdiskusi berdua bersama kepala dingin demi menemukan titik sedang kasus dan solusinya.

Ada baiknya Anda dan pasangan juga mengulas kehidupan seks Anda berdua secara terang-terangan. Anda mampu memberikan apa yang membawa dampak Anda tidak terasa puas, begitu juga bersama dirinya. Bicarakan bersama pasangan Anda tentang layaknya apa urutan jalinan seksual yang di inginkan satu sama lain. Yang paling penting adalah keduanya harus bersikap terbuka dan saling jelas keadaan masing-masing.

Hubungan seksual tidak sekadar melibatkan keadaan fisik yang prima. Untuk mendapatkan kepuasan yang hakiki, seks harus melibatkan ikatan emosional yang dalam. Ini mampu diraih bersama lakukan perihal di atas.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0