jangan diabaikan, dampak kecanduan gadget pada sibuah hati.

Zaman saat ini nyaris semua orang repot dengan gadget-nya sendiri, tak terkecuali anak-anak. Bahkan saat ini banyak orangtua yang membiarkan anak memainkan gadget-nya. Padahal, terkecuali dibiarkan anak dapat menjadi kecanduan gadget dan dapat mengganggu perkembangannya. Kondisi kecanduan gadget ini disebut dengan Screen Dependency Disorder (SDD). Nah, apa saja tanda anak yang kecanduan gadget ya?

 

Tanda anak kecanduan gadget

Menurut DR. Aric Sigman (psikolog Amerika Serikat yang menulis Screen Dependency Disorder: A New Challenge for Child Neurology), Screen Dependency Disorder atau SDD adalah tingkah laku adiksi terhadap layar gadget. Kondisi ini dapat menyerang anak umur berapapun, bahkan umur 3 sampai 4 th. dapat terkena SSD.

Salah satu ciri khas berasal dari anak bersama SDD adalah, ia tetap menyita gadget nya kala bangun tidur dan makan di meja bersama mata yang terpaku ke layar, entah itu untuk bermain game, menyaksikan youtube, atau hanyalah membuka-buka aplikasi.

Gangguan ini dapat mengimbuhkan beragam tanda-tanda fisik layaknya ganguan tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan pengelihatan, sakit kepala, dan gangguan nutrisi.

Secara psikologis, anak dapat mengalami kecemasan, anak kerap bohong, perasaan bersalah, dan kesepian. Banyak berasal dari anak-anak selanjutnya yang pilih untuk mengisolasi dirinya, kerap mengalami agitasi, dan pergantian mood yang amat cepat.

Berdasarkan riset yang dilaksanakan oleh Sigman, anak yang mengalami adiksi terhadap layar termasuk mengalami persoalan tingkah laku layaknya terus menambah pemakaian gadget, gagal kurangi atau menghentikan kegiatan bersama layar, terus menerus meminta untuk manfaatkan gadget, dan kehilangan minat terhadap dunia luar.

Sebagai orang tua, Anda sebaiknya mulai waspada terkecuali kegiatan keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak gara-gara ia tidak dapat dipisahkan berasal dari gadgetnya. Contohnya, anak enggan pergi turut beberlanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama, gara-gara anak tidak senang melewati aktivitasnya bersama gadget. Ini menandakan bahwa fokus anak Anda hanya ada terhadap gadgetnya. Situasi ini tidak baik bagi perkembangan anak.

Umunya, tanda dan tanda-tanda anak kamu mengalami SDD adalah:

  • Keasyikan bermain gadget
  • Menunjukkan tingkah laku yang tidak nyaman kala tidak bermain gadget
  • Terus menambah saat bermain gadget
  • Gagal untuk kurangi atau berhenti bermain bersama gadget
  • Kehilangan ketertarikan bersama dunia luar
  • Tetap manfaatkan gadget kendati tahu konsekuensi negatif yang dapat didapatkan
  • Berbohong mengenai lama pemakaian gadget ke orang tua
  • Menggunakan gadget untuk mengalihkan perasaan

Dampak kecanduan gadget terhadap anak

Berbagai pergantian tingkah laku terhadap anak yang mengalami SDD mendapat dukungan bersama hasil penelitian bahwa terdapat sebagian bagian otak yang mengalami pergantian akibat pemakaian gadget sejak dini dan secara terus menerus.

Hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Lin dan Zhoui terhadap th. 2012 menunjukkan bahwa layar gadget ini berkaitan bersama pergantian regio otak yang berfungsi mengontrol sistem emosi, atensi, pembuatan keputusan, dan pemeriksaan kognitif.

Dari pemeriksaan MRI keluar sebagian bagian otak anak yang berkaitan bersama pengaturan impuls, mengalami pergantian gara-gara pemakaian gadget terus menerus dalam jangka saat yang panjang.

Selain itu, “insula” atau bagian otak yang mengembangkan tingkah laku empati dan kasih sayang terhadap orang lain, termasuk mengalami gangguan.  Hal ini yang menyebutkan bagaimana anak SDD mempunyai tingkah laku yang berlainan dibandingkan anak lainnya.

Cara menghindar anak kecanduan gadget

Meskipun pemakaian gadget mempunyai efek yang tidak cukup baik terhadap perkembangan dan perkembangan anak, tidak dapat dipungkiri bahwa gadget merupakan suatu alat yang menunjang kegiatan sehari-hari layaknya komunikasi, mencari beragam informasi, belajar, hiburan, dan lain-lain. Di sini lah peran orang tua untuk merawat supaya pemakaian gadget terhadap anak tidak terlalu berlebih dan seimbang.

Beberapa hal mutlak yang perlu Anda mencermati mengenai pemakaian gadget terhadap anak-anak di antaranya:

  • Jangan terus menerus manfaatkan gadget sebagai sarana untuk menyibukkan anak atau menenangkan anak.
  • Doronglah anak untuk bermain bersama mainannya atau bermain di luar.
  • Bayi di bawah 18 bulan sebaiknya tidak terpapar gadget atau sarana apapun bersama layar.
  • Pastikan kamu pilih aplikasi atau program yang baik untuk anak anda. Anda perlu tetap menemani anak kapanpun ia menyaksikan video, lebih-lebih kala ia membuka bersama internet langsung.
  • Berikan batasan saat sekitar sebagian jam untuk anak Anda bermain gadget.
  • Selama mengasuh anak, Anda direkomendasi sebisa bisa saja untuk menjauhkan gadget sebagai penenang.
  • Anda dapat memotivasi anak untuk menggambar di kertas manfaatkan beragam pensil warna-warni dibandingkan menggambar di smartphone atau tablet.

Anda termasuk dapat mengajaknya untuk bermain manfaatkan balok, kardus, lego, atau mainan lain. Sebagian besar anak perlu didorong untuk berinteraksi segera bersama anak seusianya.

Biarkan anak bermain di luar supaya ia dapat mengekspresikan dirinya dan manfaatkan kontak matanya bersama baik. Hal ini tidak hanya untuk menunjang membentuk kapabilitas interpersonal, tapi termasuk membangun kapabilitas motorik dan kreativitasnya.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0