Berbagai Efek Samping KB Suntik yang Mungkin Terjadi

KB suntik adalah type kontrasepsi yang disuntikkan tiap tiap tiga bulan sekali untuk menahan kehamilan. Menurut Family Planning NSW, kesuksesan alat kontrasepsi ini meraih 99 prosen efektif menahan kehamilan jikalau digunakan cocok jadwal, atau 94 prosen jikalau kadang-kadang tidak ditunaikan pas waktu. Namun, selalu saja tidak tersedia alat kontrasepsi yang sempurna. Ada lebih dari satu pengaruh samping KB suntik yang lazim berlangsung terhadap penggunanya. Apa saja?

Berbagai pengaruh (efek samping) KB suntik, antara lain:

1. Berhenti menstruasi

Efek samping KB suntik yang paling lazim berlangsung adalah perubahan pola menstruasi. Menurut dr. Jason James, direktur medis dari Miami’s FemCare Ob-Gyn, wanita yang menggunakan KB suntik bisa saja mengalami menstruasi yang tidak teratur, lebih-lebih sanggup berlangsung lebih lama dari biasanya.

Setelah lebih dari satu bulan kemudian, takaran progesteron yang tersedia di didalam KB suntik sanggup menyebabkan susunan rahim Anda jadi tipis. Akibatnya, Anda akan berhenti menstruasi. Menstruasi Anda akan kembali secara perlahan setelah Anda berhenti menggunakan KB suntik, kendati pola menstruasinya jadi tidak teratur.

2. Butuh sementara lebih lama untuk kembali hamil setelah stop KB

KB suntik dinilai bukan pilihan yang pas jikalau Anda dambakan segera hamil kembali setelah menunda. Pasalnya, kesuburan Anda akan kembali setelah 10 hingga 22 bulan setelah berhenti menggunakan KB suntik. Bila Anda dambakan segera miliki momongan setelah sekian lama menunda, baiknya menggunakan pil KB saja agar kesuburan kembali lebih cepat.

3. Menurunkan kepadatan tulang

Menggunakan KB suntik sepanjang lebih dari dua th. sanggup menyebabkan turunnya kepadatan tulang. Efek samping KB suntik ini ditemukan terhadap lebih dari satu wanita yang sudah menggunakan KB suntik didalam sementara yang memadai panjang. Sekalipun Anda berhenti menggunakan KB suntik, kepadatan tulang belum tentu sanggup dikembalikan layaknya semula.

Ini sebabnya KB suntik tidak disarankan untuk wanita muda yang berusia di bawah 18 th. atau wanita yang memasuki jaman menopause. Oleh karena itu, lebih dari satu dokter memberi saran wanita bersama dengan KB suntik untuk mengonsumsi kalsium dan suplemen vitamin D seiring bersama dengan pemakaian KB suntik.

4. Sakit kepala

Baik alat kontrasepsi suntik KB maupun alat kontrasepsi lainnya lebih dari satu besar miliki pengaruh samping yang satu ini. Meski demikian, jikalau Anda mengalami sakit kepala setelah menggunakan suntik KB, baiknya segera konsultasikan ke dokter. Sebab dikhawatirkan tersedia pemicu lain yang sanggup memperburuk sakit kepala Anda.

5. Tidak miliki kegunaan menghalau jerawat layaknya pil KB

Salah satu pengaruh samping yang justru mengagumkan dari pil KB adalah sanggup menghalau jerawat. Pasalnya, pil KB mempunyai kandungan kombinasi estrogen dan progesterone sanggup menyebabkan kulit jadi bebas jerawat agar keluar lebih cerah dan bersih. Kedua hormon berikut bekerja bersama dengan mengurangi kelebihan testosteron didalam tubuh yang memperparah jerawat, agar kulit jadi bebas jerawat.

Sayangnya, perihal ini tidak sanggup Anda dapatkan bersama dengan suntik KB. Sebab, takaran progesteron didalam suntik KB tidak akan beri tambahan pengaruh besar terhadap kulit Anda.

6. Perut kembung

Perut kembung dan kram perut juga pengaruh samping suntik KB yang lazim dirasakan oleh para wanita. Hal ini disebabkan karena takaran progesteronnya sanggup memperlambat pencernaan usus. Namun Anda tidak wajib cemas, pengaruh samping ini akan cenderung berkurang kalau sudah terbiasa menggunakan suntik KB.

7. Berat badan naik

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan terhadap American Journal of Obstetrics plus Gynecology di th. 2009, wanita yang menggunakan KB suntik kebanyakan mengalami kenaikan berat badan hingga 5 kilogram sepanjang tiga tahun. Sementara itu, alat kontrasepsi lainnya hanya beri tambahan 1 hingga 2 kilogram saja sebagai pengaruh sampingnya.

Meski demikian, KB suntik tidak serta merta jadi penyebab kegemukan. Beberapa ahli menjelaskan bahwa KB suntik merupakan salah satu pilihan yang baik sebagai penunda kehamilan.

Diskusikan bersama dengan dokter untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang paling cocok bersama dengan Anda. Bila Anda dambakan cepat hamil kembali setelah berhenti menggunakan alat kontrasepsi, dambakan miliki siklus haid yang lebih teratur, atau mendapatkan pengaruh samping yang mencerahkan kulit, baiknya menggunakan pil KB yang lebih cocok untuk kebutuhan Anda.

8. Kanker selaput otak

Sebuah studi mendapatkan bahwa pemakaian KB suntik jangka panjang sanggup menambah gejala pseudotumor cerebri, sejenis tumor otak yang sanggup berkembang jadi kanker selaput otak.

Pseudotumor cerebri adalah tejadinya penumpukan tekanan cairan di otak dan menyebabkan sakit kepala parah, masalah penglihatan, dan komplikasi kebugaran lainnya.

Karena itu,  konsultasikan bersama dengan dokter perihal pengaruh samping ini jikalau Anda pilih untuk menggunakan KB suntik. Atau kalau tidak, mintalah petunjuk dokter untuk mendapatkan alat kontrasepsi lainnya yang cocok bersama dengan kebutuhan dan situasi Anda.

Jika membutuhkan Info lebih lanjut, silakan hubungi dokter atau bidan.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0