Daging Imitasi Dikonsumsi Vegetarian Menyehatkan?

Pernahkah Anda mendapatkan daging berlabel ‘vegetarian’? Tak mesti heran. Daging ini sebetulnya merupakan daging imitasi yang dibikin dari bahan nabati sebagai pengganti daging asli. Untuk jelas apakah daging imitasi untuk vegetarian ini sehat atau tidak, ketahui pernah kandungan nutrisinya berikut ini.

Apakah daging imitasi untuk vegetarian sehat?

Daging imitasi untuk vegetarian dikenal terhitung sebagai seitan. Daging tiruan ini terbuat dari protein pada gandum yang disebut gluten.

Pembuatannya dilaksanakan bersama dengan langkah menguleni tepung gandum bersama dengan air sampai terbentuk untaian adonan yang lengket.

Adonan berikut sesudah itu dibilas bersama dengan air sambil terus diuleni secara perlahan untuk menghilangkan zat tepung di dalamnya.

Usai dibilas, produk yang tersisa adalah gluten murni bertekstur kenyal dan lengket. Inilah yang disebut sebagai seitan.

Walaupun hanya dibikin dari tepung gandum, daging vegetarian ini sebetulnya sehat karena kaya bakal protein dan mineral. Cukup bersama dengan mengkonsumsi 28 gram seitan, Anda bisa meraih 104 kkal daya dan 21 gram protein.

Produk olahan ini terhitung rendah karbohidrat dan lemak. Seitan bersama dengan jumlah yang sama hanya punya kandungan 4 gram karbohidrat dan 0,5 gram lemak.

Jadi, apakah daging imitasi dari seitan menyehatkan? Tentunya ya, bagi Anda yang ingin tingkatkan asupan protein.

Plus dan minus mengkonsumsi daging imitasi untuk vegetarian dari seitan
Seitan merupakan makanan alternatif yang cukup menyehatkan bagi vegetarian. Namun, produk ini terhitung mempunyai kekurangan.

Berikut adalah keistimewaan dan kekurangan dari mengkonsumsi seitan:

1. Proteinnya tinggi, tapi tidak lengkap

Daging vegetarian ini disebut sehat karena sangat kaya protein. Jumlah proteinnya apalagi bisa disetarakan bersama dengan protein dari ayam dan daging sapi.

Dengan mengkonsumsi 28 gram seitan, Anda bisa memenuhi hampir 50 prosen keperluan protein didalam sehari.

Meski demikian, kandungan protein pada seitan tidak lengkap karena produk ini tidak punya kandungan asam amino lisin yang diperlukan tubuh. Padahal, tubuh hanya bisa meraih lisin dari asupan makanan.

2. Aman bagi orang yang alergi kedelai, tapi bisa membawa dampak penyakit lain

Kedelai merupakan keliru satu bahan makanan yang paling sering membawa dampak alergi. Padahal, kacang kaya protein ini digunakan didalam banyak produk vegetarian seperti tempe dan tahu.

Seitan tidak punya kandungan kedelai agar safe bagi orang yang mempunyai alergi. Akan tetapi, produk ini tidak bisa dikonsumsi oleh orang yang mempunyai intoleransi pada gluten atau menderita penyakit celiac.

Kandungan gluten didalam daging vegetarian seitan ini justru bisa membawa dampak gejalanya, bukan membawa dampak penderitanya menjadi sehat.

3. Kaya nutrisi, tapi udah banyak melalui pemrosesan

Kandungan nutrisi bukanlah salah satu segi yang bisa pilih apakah daging imitasi untuk vegetarian terbilang sehat atau tidak.

Kendati padat nutrisi, produk ini udah melalui beraneka sistem pengolahan. Itu sebabnya, makanan ini tidak kembali tergolong sebagai makanan utuh.

Anda boleh saja mengkonsumsi daging imitasi, asalkan keperluan bahan makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sejenisnya selamanya terpenuhi.

Daging imitasi justru mesti dibatasi jikalau Anda udah sering mengkonsumsi makanan yang udah diolah.

Sehat atau tidaknya daging imitasi untuk vegetarian, sebetulnya semua bergantung bergantung pada pola makan Anda.

Daging imitasi sebetulnya mengimbuhkan protein didalam jumlah besar, tapi Anda mesti selamanya meraih protein lengkap dari kacang-kacangan dan biji-bijian.

Konsumsinya terhitung tidak boleh berlebihan. Cukup jadikan daging tiruan sebagai keliru satu alternatif agar menu makanan sehari-sehari menjadi lebih berwarna.

Batasi konsumsinya jikalau Anda mengalami keluhan pada pencernaan sesudah coba produk ini.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0