Curiga Punya Diabetes, Periksakan ke dokter Segera!

Selama ini Anda mungkin udah banyak mendengar atau membaca tentang penyakit diabetes. Anda mungkin termasuk tengah bertanya-tanya apakah wajib periksa ke dokter jikalau merasa memiliki gejala diabetes. Apalagi ternyata tersedia anggota keluarga atau kerabat dekat yang udah sakit diabetes. Lantas, kapan waktu yang pas untuk periksa risiko diabetes ke dokter?

Segera periksa ke dokter jikalau ragu kena diabetes

Anda wajib segera periksa ke dokter diabetes jika merasa mengalami tanda-tanda khas penyakit diabetes.

Berikut sebagian tanda-tanda khas diabetes yang wajib Anda sadari.

  • Sering membuang air kecil, kadangkala terjadi tiap tiap jam
  • Sering merasa haus dan lapar
  • Tubuh merasa lemah, lesu, dan tidak bertenaga
  • Sering mengalami infeksi, jika infeksi kulit, vagina, sariawan, atau saluran kemih
  • Kaki kerap kesemutan atau mati rasa
  • Berat badan turun secara mencolok dan tiba-tiba
  • Jika miliki luka tertentu, sistem penyembuhannya lama.
  • Penting untuk dimengerti bahwa penyakit diabetes kerap kali tidak perlihatkan tanda-tanda apa pun terhadap awalnya. Bahkan, umumnya orang kerap kali tidak sadar terkena penyakit diabetes hingga gula darahnya udah telanjur melonjak naik agar menyebabkan beraneka tanda-tanda yang parah.

Maka jikalau Anda mengalami beraneka tanda-tanda di atas disempurnakan juga ada riwayat penyakit diabetes di keluarga, jangan ragu segera periksa ke dokter. Ingat, tambah cepat penyakit diabetes terdiagnosis, maka risiko komplikasinya tambah rendah.

Periksa diabetes ke dokter spesialis apa?

Sebelum Anda formal didiagnosis miliki diabetes, Anda wajib lebih dulu menekuni kontrol fisik dasar di dokter umum. Baik yang praktek berdiri sendiri dekat rumah, di klinik, puskesmas, atau tempat tinggal sakit terdekat.

Dokter umum pertama-tama akan menanyakan seputar riwayat kebugaran Anda dan keluarga, serta memastikan tanda-tanda yang Anda alami lewat kontrol fisik.

Sampaikan semua tanda dan tanda-tanda yang Anda rasakan beserta teliti tipe hidup Anda sepanjang ini ke dokter secara sadar dan menyeluruh. Kejujuran dan keterbukaan Anda sanggup menunjang memudahkan dokter menyebabkan diagnosis awal sekaligus menentukan rencana penyembuhan yang pas sesuai.

Dokter termasuk sanggup merekomendasikan Anda menekuni tes darah dan tes urin. Dua tes ini sanggup memantau persentase gula darah umum, persentase hemoglobin A1C, persentase kolesterol, serta persentase protein dalam urin.

Jika berasal dari hasil kontrol dokter umum Anda benar dicurigai kena diabetes, ia sanggup merujuk Anda periksa ke dokter spesialis diabetes. Dokter spesialis dalam perihal ini adalah spesialis penyakit dalam (SpPD), atau termasuk dikenal dengan dokter internis.

Peran dokter internis untuk diagnosis diabetes

dokter internis akan melaksanakan kontrol penunjang lanjutan, baik  secara fisik maupun tes lab, untuk meresmikan diagnosis awal yang udah dibikin oleh dokter umum.

Setelahnya, dokter internis akan mengamati seberapa jauh pertumbuhan diabetes yang Anda alami. Jika belum parah, dokter spesialis penyakit dalam sanggup mengimbuhkan rencana perubahan tipe hidup sehat serta sejumlah pantangan atau saran khusus untuk mengendalikan persentase gula darah.

Dalam persoalan diabetes yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan obat-obatan penurun gula darah atau suntikan insulin. Apabila Anda udah hingga mengalami komplikasi diabetes, dokter internis akan merujuk Anda periksa ke dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik dan diabetes (SpPD-KEMD).

Dokter SpPD-KEMD sanggup menyebabkan tim dokter paduan dari beberapa spesialis, merasa berasal dari dokter mata, podiatrist (spesialis bedah kaki), fisioterapis, dan ahli gizi untuk menunjang Anda mengatasi diabetes.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0