5 Hal Tanda Anda Terjebak Dalam Toxic Relationship!

Tidak semua hubungan asmara berjalan bahagia. Namun, tidak semua orang yang terlibat termasuk sadar terkecuali hubungan berikut tidak bahagia. Cukup banyak orang yang tidak sadar mereka sudah terjebak dan sukar terlihat dari toxic relationship. Sesuai bersama namanya, toxic relationship “meracuni” kesejahteraan fisik dan mental Anda diam-diam. Anda mesti mengetahui tanda apa saja yang terlihat berasal dari toxic relationship supaya dapat segera membiarkan diri.

Tanda Anda terjebak dalam toxic relationship

Menurut Lilian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi di California, hubungan asmara dikatakan toxic dikala ke-2 pihak tidak saling mendukung, tidak saling menghormati, dan termasuk tidak punya kebersamaan.

Ketika tersedia konflik, salah satu pasangan justru mengusahakan untuk mengakibatkan kerusakan atau merendahkan pasangannya. Hubungan ini terlampau beracun karena dapat kuras tenaga dan pikiran, terlebih yang menjadi korbannya.

Ketika seseorang berada di dalam toxic relationship, tersedia berbagai tanda yang biasanya terlihat dan dapat dikenali seperti:

1. Merasa gagal menjadi diri sendiri

Tanda pertama yang dapat dikenali dikala seseorang berada di dalam toxic relationship adalah tidak menjadi diri sendiri. Anda sukar menjadi dan terima diri sendiri akibat terus-terusan dibombardir kritikan pedas oleh pasangan yang mengakibatkan kerusakan keyakinan dan harga diri.

Anda apalagi tidak terasa dapat untuk berkata atau terbuka padanya. Anda yang pernah puas dan penuh daya saat ini justru lebih banyak diam dan cepat pasrah.

Jika sementara ini Anda sedang mengalami perihal ini, cobalah telaah kembali. Hubungan yang sehat adalah yang saling mendukung, membahagiakan, dan tentu saja menyebabkan Anda bebas menjadi diri sendiri.

2. Tidak pernah dapat berkomunikasi bersama baik

Setiap konflik dan perbincangan yang tersedia di dalam hubungan idealnya diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

Sekarang cobalah ingat-ingat, apakah Anda dan pasangan melaksanakan perihal itu? Jika pasangan justru tak menghendaki membahasnya hingga melaksanakan kekerasan emosional, Anda mesti hati-hati.

Apabila untuk perihal sepele dan remeh pasangan meluapkannya bersama langkah yang kasar, sebaiknya hiraukan kembali kualitas hubungan Anda. Pasalnya, komunikasi dan negosiasi menjadi segi mutlak di dalam sebuah hubungan.

3. Selalu dikendalikan oleh pasangan

Salah satu tanda utama berasal dari toxic relationship yakni dikala salah satu pasangan terlampau mengendalikan atau puas mengatur.

Anda apalagi tak dapat kembali leluasa bergaul bersama teman, keluarga, dan siapa pun orang yang ditemui tak sekedar pasangan. Bahkan, pasangan dapat hingga menyebabkan daftar perihal apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan.

Meski terlihat jelas, sayangnya banyak yang tak sadar bahwa dirinya sudah dikendalikan dan masuk di dalam jeratan toxic relationship.

Banyak yang menganggap bahwa pasangannya melaksanakan perihal ini karena terlampau cinta. Padahal, tidak tersedia cinta yang diwujudkan bersama langkah mengendalikan Anda secara tidak sehat.

4. Sulit untuk berkembang

Sudah menjadi hak tiap-tiap orang untuk tumbuh dan belajar tiap-tiap hari. Dalam hubungan yang sehat, pasangan biasanya bakal membantu dan mendorong Anda untuk membuktikan segi terbaik di dalam diri.

Sayangnya di dalam toxic relationship, tanda yang terlihat justru sebaliknya. Menurut seorang psikolog asal Amerika Serikat, Gregory Kushnick, perkembangan diri Anda dan permohonan untuk belajar justru dipandang sebagai ancaman.

Sebagai contoh, dikala Anda mengungkap permohonan untuk les masak pasangan justru meremehkan. Misalnya bersama mengatakan bahwa Anda tidak bakal pernah dapat meski belajar bertahun-tahun.

Padahal pasangan yang baik adalah yang menyemangati dan membantu selama perihal itu baik untuk Anda ke depannya.

5. Orangtua dan kawan tidak menyetujui hubungan Anda

Ketika seseorang dimabuk asmara sering kali logikanya tertutup oleh perasaan. Perasaan yang begitu besar menyebabkan seseorang selamanya memaklumi semua kesalahan yang ditunaikan pasangannya tanpa mesti diperbaiki.

Ketika Anda tidak dapat lihat perihal ini sebagai perihal yang tidak cukup sehat, orangtua dan kawan paling dekat biasanya dapat melihatnya. Orang-orang di luar hubungan Anda biasanya dapat lihat dan menilai tanda toxic relationship yang tidak disadari.

Jika orangtua atau kawan paling dekat pernah mengkritik hubungan Anda hingga tak merestuinya, cobalah hiraukan baik-baik. Jangan justru bersikap defensif atau menampik mentah-mentah apa yang mereka katakan.

Mereka melaksanakan perihal itu karena sadar tanda bahayanya dan menyayangi Anda. Setelah “dibangunkan” oleh orang sekitar, kini saatnya Anda mendengarkan kata hati untuk menilai apakah hubungan ini layak diteruskan atau tidak.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Logo
Login/Register access is temporary disabled
Compare items
  • Total (0)
Compare
0